1 . Topologi Ring
sumber(https://www.nesabamedia.com)
Topologi Ring atau bisa disebut juga topologi Cincin konsep ataupun cara yang digunakan dalam
menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dimana rangkaiannya
membentuk titik-titik yang masing-masing titik terhubung dengan dua
titik lainnya dalam satu jaringan.
Masing-masing
titik tersebut berfungsi sebagai repeater yang dapat memperkuat sinyal
disepanjang sirkulasi. Hal tersebut berarti masing-masing perangkat
bekerjasama untuk mendapatkan sinyal dari perangkat yang sebelumnya, dan
kemudian meneruskan sinyal tersebut ke perangkat setelahnya.
Kelebihan Topologi Ring :
- Mudah dalam hal perancangan dan pengimplementasiannya
- Biaya installasi topologi ring cenderung lebih murah
- Dibandingkan topologi lainnya misalnya topologi bus, topologi ring memiliki peforma koneksi yang lebih baik meskipun dengan aliran data yang berat sekalipun.
Kekurangan Topologi Ring :
- Memiliki konfigurasi yang lebih sulit dibandingkan topologi star serta memerlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles.
- Jika terjadi kesalahan dalam satu node atau titik bisa mengakibatkan kesalahan dalam seluruh jaringan.
- Jika ingin mengembangkan jaringan, maka proses terkesan kaku. Ini karena
pemindahan, penambahan dan pengubahan perangkat akan mempengaruhi semua
jaringan.
sumber(https://www.maxmanroe.com)
2 . Topologi Dual Ring
Topologi Dual Ring sama seperti topologi ring akan tetapi topologi dual ring setiap node memiliki 2 Sehingga setiap perangkat nantinya dapat bekerja sama untuk mendapatkan sinyal dari sebelumnya dan diteruskan ke node yang selanjutnya. Pada proses penerimaan sinyal serta penerusan sinyal data akan dibantu dengan alat yang bernama token. Selain itu topologi dual ring berfungsi sebagai backup transmission jika salah 1 node pada topologi tersebut tidak berfungsi.
Kelebihan Topologi Dual Ring :
- Bisa sebagai backup transmission jika salah 1 node pada topologi tersebut tidak berfungsi
Kekurangan Topologi Dual Ring :
- Saat Pengimpletansi Topologi ini cukup sulit, karena harus mengatur arah data agar tidak terjadi collison
- Dan Lebih boros Kabel
3 . Topologi Bus
sumber(https://www.ilmuips.my.id)
Topologi Bus metode untuk menghubungkan dua atau lebih komputer secara serial, dengan menggunakan kabel utama sebagai pusat lalu – lintas data. Konektor yang digunakan pada topologi bus antara lain konektor BNC dan T konektor dan juga terminator, sementara untuk media transmisi topologi bus menggunakan kabel Coaxial. Bentuk topologi ini mirip dengan ruangan bus untuk itu model topologi ini dinamakan topologi bus.
Ciri
– ciri fisik yang bisa di lihat pada topologi bus adalah adanya
kabel tunggal yang digunakan sebagai pusat lalu – lintas data dan
dilengkapi dengan konektor BNC, T Conektor pada setiap node serta
terminator pada ujung kabel utama.
Kelebihan Topologi Bus :
- Mudah untuk membuatnya
- Memiliki layout sederhana
- Memerlukan biaya yang sedikit untuk membuatnya
Kekurangan Topologi Bus :
- Apabila terjadi gangguan, akan sulit untuk mendeteksi kerusakannya.
- Sering terjadi kepadatan lalu lintas data pada jalur utama.
- Memerlukan repearter untuk memperkuat signal
sumber(https://www.utopicomputers.com)
4 . Topologi Star
sumber(https://www.masahen.com)
Topologi Star merupakan topologi yang paling sering digunakan untuk merancang jaringan
pada saat ini. Topologi ini mempunyai ciri, yaitu adanya switch atau
hub yang menghubungkan ke setiap komputer baik server maupun client.
topologi jaringan star mempunyai ciri fisik yang paling mudah dikenali
yaitu adanya switch atau hub sebagai kontrol terpusat dalam jaringan,
selain itu Topologi star juga menggunakan kabel UTP dan konektor RJ 45
sebagai media transmisinya.
Kelebihan Topologi Star :
- Paling fleksibel dibandingkan dengan topologi yang lain
- Pemasangan workstation yang baru sangat mudah, dan tidak mengganggu kerja dari komputer yang lain
- Kontrol terpusat, sehingga memudahkan pengecekan kesalahan jaringan.
Kekurangan Topologi Star :
- Perlu penanganan khusus untuk pengelolaan jaringan.
- Kontrol terpusat(hub) menjadi elemen yang sangat kritis, sehingga jika hub mengalami kerusakan maka semua jaringan akan mengalami masalah.
- Boros kabel, karena topologi ini satu komputer akan dihubungkan ke hub dengan satu kabel, sehingga jika banyak komputer pada jaringan maka akan menggunakan kabel yang banyak.
5 . Topologi Mesh
sumber(https://recom.co.id)
Topologi Mesh adalah topologi Mesh atau yang lebih dikenal dengan topologi jala dikarenakan bentuknya yang memang menyerupai jala. Topologi mesh
merupakan bentuk hubungan yang ada antar perangkat dimana setiap
perangkat yang ada akan saling terhubung langsung dengan perangkat
lainnya yang ada di dalam satu jaringan tersebut.
Pada topologi Mesh,
setiap perangkat yang ada dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat
lainnya dikarenakan perangkat akan saling terhubung yang dikenal dengan
dedicated links. Komunikasi yang terjalin pada topologi Mesh biasanya berjalan cepat dan dapat digunakan untuk membangun jaringan yang skalanya tidak terlalu besar.
Kelebihan Topologi Mesh :
- Topologi Mesh mampu mendeteksi kesalahan atau gangguan dalam jaringan dengan cepat.
- Keamanan data yang di-sharing dalam jaringan topologi Mesh dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan
Kekurangan Topologi Mesh :
- Proses instalasi topologi mesh cukup rumit dan harus dilakukan oleh tenaga ahli di bidang computer network
- Topologi Mesh membutuhkan biaya yang lebih besar dibanding topologi lainnya karena memakai banyak kabel
6 . Topologi Tree
sumber(https://www.nesabamedia.com)
Topologi Tree merupakan gabungan antara topologi bus dengan topologi star, dimana jaringan
dalam topologi ini merupakan kumpulan topologi star yang dihubungkan
dengan topologi bus. Jadi setiap client dikelompokkan dengan sebuah Hub
sebagai pusat komunikasi, seperti halnya struktur jaringan dalam
topologi star. Kemudian setiap pusat komunikasi ini dihubungkan dengan
pusat komunikasi lain menggunakan sebuah kabel utama seperti dalam
topologi bus.
bentuk jaringan ini menyerupai bentuk pohon dengan cabang dan ranting.
Dimana cabang memiliki hierarki lebih tinggi dari ranting. Dalam
jaringan topologi tree juga terdapat herarki atau tingkatan jaringan,
dimana jaringan dengan hierarki yang lebih tinggi akan dapat
mempengaruhi dan mengontrol jaringan yang terdapat dibawahnya.
Kelebihan Topologi Tree :
- Mendukung untuk diterapkan pada jaringan komputer dengan skala besar.
- Pengembangan jaringan atau penambahan client yang berada dibawah hub pusat dapat dilakukan dengan mudah.
- Identifikasi kerusakan pada jaringan serta isolasi jaringan dapat dilakukan dengan mudah.
Kekurangan Topologi Tree :
- Jika kabel utama (backbone) rusak, maka seluruh jaringan akan terganggu.
- Hub memegang peran penting dalam jaringan, jika hub rusak maka seluruh jaringan akan terganggu.
- Konfigurasi dan pemasangan kabel dalam jaringan tree lebih rumit dibanding topologi lain.
7 . Topologi Hybrid
sumber(https://www.utopicomputers.com)
Kelebilan Topologi Hybrid :
- Kecepatan transfer data pada topologi jaringan hybrid tergolong stabil, hal ini dikarenakan topologi hybrid menggabungkan kelebihan daritopologi jaringan lainnya dan meminimalisir kekurangannya.
- Dapat berkerja dengan lebih baik walaupun lalu lintas data pada jaringan berbeda.
Kekurangan Topologi Hybrid :
- Pengolahan jaringan pada topologi hybrid tergolong rumit, hal ini karena topologi jaringan hybrid merupakan gabungan dari beberapa model topologi yang berbeda.
- Biaya yang dibutuhkan untuk membangunnya tergolong mahal, hal ini disebabkan oleh kebutuhan kabel yang cukup banyak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar